
SURABAYA – Guna menguatkan kembali semangat dedikasi dan kesehatan emosional para pendidik, SMP Kartika IV-10 Surabaya menggelar kegiatan In-House Training (IHT) bertajuk “Guru Berhati Guru: Mengabdi Sepenuh Hati, Mendidik Sepenuh Jiwa” yang berlangsung di aula sekolah setempat pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh puluhan guru dan tenaga kependidikan ini dirancang berbeda dari pelatihan konvensional. IHT kali ini berfokus pada pemulihan energi emosional (teacher renewal), penanganan kejenuhan mengajar (burnout), serta penguatan pendekatan pembelajaran berbasis empati.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Kartika IV-10 menyampaikan bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini membutuhkan hadirnya sosok pendidik yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mampu membangun koneksi emosional yang kuat dengan para murid.
”Mendidik bukan sekadar mentransfer materi pembelajaran di papan tulis, melainkan tentang menyentuh hati dan membangun karakter. IHT ini hadir sebagai ruang untuk me-recharge semangat para guru agar siap mendampingi siswa dengan penuh kasih sayang,dimana guru bisa menjadi pendengar yang baik akan kebutuhan murid” ujarnya di hadapan peserta.

Rangkaian acara diawali dengan pemutaran video kejutan berisi ucapan terima kasih rahasia dari para murid.
Pada sesi utama kegiatan IHT yang disampaikan oleh Bapak Drs. Najib Sulhan, MA. Beliau menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang guru berhati guru maka guru tersebut harus diterima yaitu bisa memberikan rasa aman dan nyaman, penampilan menghargai, dan memberikan apersepsi menarik. Selanjutnya disukai adalah bagaimana guru mampu memberikan layanan seorang guru. Dipercaya, bagaimana guru membuat perencanaan, strategi, penilaian yang memberikan hasil maksimal, yang bermuaranya sebagai guru yang dirindukan.
Sebagai seorang guru harus bisa memberikan sebuah keteladanan terutama dalam hal membuang racun otak yaitu malu dan takut, tidak mampu, tak mungkin, sudah tau dan nanti saja. Dengan membuang racun otak ini maka akan melahirkan karakter kreatif, inovatif dan inspiratif.
Dalam sesi tersebut, para peserta diajak merumuskan kembali komitmen personal mereka sebagai seorang pendidik yang berdampak sehingga dapat mewujudkan harapan sebagai sekolah berintegritas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh staf pendidik SMP Kartika IV-10 Surabaya dapat mengimplementasikan budaya sekolah yang ramah, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan potensi unik setiap murid dengan penuh kebahagiaan dan ketulusan hati dan selalu berpikiran positif di setiap langkah untuk satu arah, satu komitmen sekolah berintegritas.
Acara diakhiri dengan penyerahan buku “menjadi pelajar inspiratif” dari Bpk Drs. Najib Sulhan, MA kepada ibu Dra. Purwaningtyasasih dan foto bersama.
Semoga melalui giat IHT hari ini, setiap kita guru semakin dikuatkan utk menjadi pendidik yg mengajar dgn ilmu, membimbing dgn hati dan menginspirasi dgn keteladanan, demi terwujudnya generasi yg berkarakter, berprestasi dan siap menghadapi masa depan. “Satu arah • Satu Komitmen • Sekolah Berintegritas”
Terima kasih bapak/ibu guru karyawan, sehat dan sukses selalu 🙏🏼🥰❤️
terimakasih ibu atas kegiatan yang dilaksanakan,,,kami siap menjaddi guru berhati guru…”satu arah” “satu komitmen” “sekolah berintegritas”